Sunday, February 14, 2016

JK

Jusuf Kalla : Potret Pribadi Jujur

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilAJ6DSJCnOoosxIlzXXXxG3131jIx4p_vzvAbVUnci4_q1DuiE2EnQKG5aWsN0uH8LEQKwy8gICCNbCuie59HiL5snXkpsefnlzE9vXzH-9IklJn5R9w31Ti5j91pdkeVusB1_BaWxxo/s1600/4515321_20120709064300.jpg







Siapa yang tak kenal dengan sosok ini. Ya, ialah bapak Jusuf Kalla. lahir di Watampone, Sulawesi Selatan 15 Mei 1942. Beliau akrab dipanggil dengan “JK”. Beliau mendapat kesempatan menjabat menteri sebelum akhirnya tokoh yang berpenampilan bersahaja ini maju sebagai seorang kandidat calon wakil presiden 2004.
Selain kiprahnya bapak JK bilang politik, sosok beliau juga sukses meletakkan kerangka perdamaian di daerah konflik Poso dan Ambon. Melalui pertemuan Malino I, dia berhasil meredakan konflik di Poso. Dalam menangani konflik Poso dan Ambon, kalla termasuk berani mempersalahkan kedua belah pihak. Ia tidak hanya memuji dan membujuk mereka yang bertikai. Bahkan beliau marah kepada kedua pihak itu.

Pak JK memang dikenal sebagai pribadi yang santun, bersahaja, namun tidak bermain-main dan seorang anak bangsa, penganut agama Islam, yang berjiwa kebangsaan. Itulah sebabnya ia bisa dengan berani berbicara dengan kelompok-kelompok bertikai di Poso dan Ambon. Ia tidak berpihak kepada salah satu kelompok. Keikhlasan dan kejujurannya sudah dikenal oleh masyarakat setempat. Ia orang yang biasa menghargai orang lain, termasuk orang yang berbeda pandangan dan keyakinan dengannya.

Ngomong-omong ternyata dari kecil ia memang sudah diasuh orang tuanya untuk hidup jujur dan menghargai orang lain. “Prinsip yang ditanamkan oleh orangtua saya sebenarnya sangat sederhana, yaitu menjadi orang yang bekerja sebaik-baiknya (bekerja keras), jujur dan menghormati orang lain. Salah satu dari sikap jujur itu adalah tidak menjadi orang yang melupakan janji atau mencederai janji” ujar pak JK. Pembawaannya yang santai dan gaya bicaranya yang khas kerap mengundang senyuman.





No comments:

Post a Comment